Category Archives: Uncategorized

Ingin Lanjut Kuliah? Kenali Tipe Jenis Jenjang Pendidikan Tinggi di Indonesia

Ingin Lanjut Kuliah? Kenali Tipe Jenis Jenjang Pendidikan Tinggi di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa style dan style jenjang pendidikan tinggi yang sanggup diambil setelah selesaikan pendidikan SMA/SMK atau sederajat. Berikut adalah penjelasan singkat tentang jenis-jenis jenjang pendidikan tinggi di Indonesia.

Jenis-Jenis Jenjang Pendidikan Tinggi Indonesia

  1. Diploma (D1-D4)
    Jenjang Diploma terdiri berasal dari D1, D2, D3, dan D4 yang umumnya butuh kala belajar selama 1-4 tahun. Jenjang pendidikan ini lebih fokus terhadap pengembangan keterampilan dan pengetahuan praktis di bidang tertentu, layaknya akuntansi, manajemen, pariwisata,
    dan lain sebagainya.
  2. Sarjana (S1)
    Sarjana atau Strata Satu adalah jenjang yang butuh kala belajar selama 4 tahun. Pendidikan S1 lebih proautogroupllc fokus terhadap pengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang akademik dan teoritis, layaknya pengetahuan sosial, pengetahuan alam, teknik, dan lain sebagainya.
  3. Magister (S2)
    Magister atau Strata Dua adalah jenjang yang butuh kala belajar selama 1,5-2 tahun. Pendidikan S2 lebih fokus terhadap pengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang yang lebih tertentu dan mendalam. Lulusan S2 biasanya
    memiliki gelar Magister dan sanggup melanjutkan belajar ke jenjang S3.
  4. Doktor (S3)
    Doktor atau Strata Tiga adalah jenjang tertinggi yang butuh kala belajar selama 3-5 tahun. Pendidikan S3 lebih fokus terhadap pengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang penelitian dan pengembangan pengetahuan pengetahuan yang risinal dan inovatif. Lulusan S3 umumnya mempunyai gelar Doktor dan
    dapat melanjutkan karir sebagai akademisi atau peneliti.

Tipe-Tipe Pendidikan Tinggi Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa style pendidikan tinggi yang sanggup diambil setelah selesaikan pendidikan SMA/SMK atau sederajat. Berikut adalah penjelasan singkatnya:

  1. Universitas
    Universitas adalah style institusi yang paling umum di Indonesia. Universitas menawarkan beragam macam program belajar berasal dari beragam bidang, termasuk pengetahuan sosial, pengetahuan alam, teknik, kedokteran, dan lain sebagainya. Universitas termasuk biasanya
    menawarkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, layaknya program magister dan doktor.
  2. Institut
    Institut adalah style institusi pendidikan yang lebih fokus terhadap pengajaran dan penelitian di bidang-bidang yang lebih spesifik. Biasanya, institut menawarkan program belajar yang lebih terbatas dibandingkan universitas, layaknya bidang teknik, sains, atau seni.
    Institut termasuk umumnya menawarkan program magister dan doktor.
  3. Politeknik
    Politeknik adalah style institusi yang lebih fokus terhadap pengembangan keterampilan praktis dan tehnis di bidang-bidang tertentu, layaknya teknik mesin, teknik elektro, atau manajemen. Politeknik menawarkan program belajar yang lebih terbatas dibandingkan universitas, namun lebih fokus terhadap pengembangan keterampilan praktis dan aplikatif.
  4. Akademi
    Akademi adalah style institusi pendidikan tinggi yang lebih fokus terhadap pengajaran dan pelatihan di bidang-bidang tertentu, layaknya bidang penerbangan, perhotelan, atau pariwisata. Akademi menawarkan program belajar yang lebih tertentu dan terbatas dibandingkan universitas atau institut, namun lebih fokus terhadap pengembangan keterampilan praktis dan aplikatif.
  5. Sekolah Tinggi
    Sekolah Tinggi adalah style institusi pendidikan tinggi yang lebih fokus terhadap pengajaran di bidang-bidang tertentu, layaknya bidang hukum, ekonomi, atau manajemen. Sekolah Tinggi menawarkan program belajar yang lebih tertentu dan terbatas dibandingkan
    universitas atau institut, namun lebih fokus terhadap pengembangan keterampilan praktis dan aplikatif.

Itulah beberapa style pendidikan tinggi di Indonesia. Setiap institusi pendidikan tinggi mempunyai karakteristik dan fokus yang berbeda-beda dalam penyelenggaraan pendidikan tingginya. Pilihan institusi pendidikan tinggi yang pas bakal terlalu tergantung terhadap minat dan bakat tiap-tiap individu, dan juga target karir yang mengidamkan dicapai di masa depan.

Salah satu institut paling baik yang tersedia di Indonesia adalah Institut Teknologi Telkom Surabaya yang berbasis Information plus Communication Technology (ICT) berfokus terhadap bidang maritim, logistik, dan transportasi. Memiliki dua fakultas dengan tiap-tiap prodi favorit:

  1. Fakultas Teknologi Elektro dan Industri Cerdas
  2. Fakultas Teknologi Informasi dan Bisnis

Cek tiap-tiap program belajar untuk mengerti lebih lanjut tentang kurikulum sampai prospek pekerjaan dan temukan passionmu sebenarnya.

Tujuan Dan Memahami Fungsional Pendindikan Di Indonesia

Tujuan Dan Memahami Fungsional Pendindikan Di Indonesia

Pendidikan sejatinya adalah suatu hal yang miliki peran sebagai pondasi di dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, penyelenggaraan pendidikan harus dilakukan bersama sebaik mungkin dan berorientasi kepada jaman depan. Pendidikan sendiri miliki obyek utama untuk menjadi fasilitas di dalam lakukan pengembangan potensi dan mencerdaskan manusia agar siap hadapi kehidupan di jaman yang akan datang.

Pendidikan di dalam sebuah negara mampu dikatakan sebagai salah satu perihal yang amat perlu untuk diperhatikan dan ditingkatkan. Alasanya adalah peningkatan sistem pendidikan yang berjalan bersama baik, secara segera merupakan kesuksesan dari sebuah negara di dalam lakukan pembangunan sumber energi manusia yang kelak akan memegang tanggung jawab suatu negara.

Dalam lingkup yang luas, pendidikan mampu dikatakan sebagai sistem untuk meraih pengetahuan, keterampilan greatamericancomputer.com dan juga normalitas yang akan digunakan menjadi warisan dari satu generasi menuju generasi selanjutnya. Proses pembelajaran sendiri dimulai dari pengajaran, pelatihan, sampai penelitian. Pendidikan juga mampu menjadi cara di dalam upaya menaikkan kecerdasan, budi pekerti, kepribadian, dan keterampilan yang akan berfungsi bagi diri sendiri dan orang lain disekelilingnya.

Dalam konteks yang sempit, pendidikan biasa dimengerti sebagai sekolah. Sekolah merupakan area bagi siswa atau murid untuk lakukan sistem pembelajaran bersama obyek meraih ilmu dan miliki pemahaman perihal suatu hal yang membuatnya menjadi seorang manusia yang kritis dan kreatif.

A. Tujuan Pendidikan

Tujuan utama yang harus menjadi orientasi di dalam pendidikan salah satunya adalah mengembangkan potensi dan mencerdaskan manusia menjadi tambah lebih baik. Tujuan pendidikan ini termuat di dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 yang berbunyi, sebagai berikut

Mengembangkan kapabilitas dan membentuk watak dan juga peradaban bangsa yang bermartabat di dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, punya tujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan juga bertanggung jawab.”

Namun, sebelum berlanjut mengulas obyek pendidikan nasional menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Kita harus memandang dulu perkembangan obyek pendidikan dari awal kemerdekaan sampai yang terbaru. Berikut ini adalah obyek pendidikan dari ketentuan yang dulu disahkan oleh pemerintahan Indonesia dari tahun ke tahun:

Tujuan Pendidikan Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 atau diubah menjadi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1954 merupakan Undang-Undang perihal Sistem Pendidikan Nasional yang kali pertama disahkan dan digunakan oleh pemerintah Indonesia. Penyelenggaraan pendidikan sebenarnya tidak segera lahir begitu saja, pendidikan Indonesia banyak mengalami sistem yang memadai panjang untuk menggapai pendidikan khas Indonesia sendiri.

Pendidikan sendiri bukanlah persiapan untuk hidup, namun pendidikan adalah kehidupan bagi umat manusia sendiri. Walaupun pemerintah Indonesia di awal kemerdekaan udah mengesahkan UU No. 4 Tahun 1950, namun sistem pendidikan yang berjalan di penduduk tetap berjalan manfaatkan sistem pendidikan kolonial, dan jadi mampu diterapkan secara perlahan-lahan.

Sebagai undang-undang yang disahkan oleh negara yang baru merdeka, UU No. 4 Tahun 1950 miliki obyek untuk merubah dari sistem pendidikan kolonial menjadi sistem pendidikan yang lebih memperhatikan rakyat yang baru saja merdeka. Semangat memerdekaan rakyat Indonesia merupakan obyek utama dari Undang-Undang ini. Hal itu mampu dilihat terhadap pasal 3 dan pasal 4 tersebut ini:

a. Pasal 3

Berdasarkan Bab III Pasal 3 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950, obyek pendidikan negara Indonesia adalah membentuk manusia susila yang cakap dan juga menjadikannya warga negara yang bersikap demokratis dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan penduduk dan tanah air Indonesia.

b. Pasal 4

Berdasarkan Bab II Pasal 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950, obyek pendidikan dan pengajaran yang mendambakan dicapai yaitu menciptakan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan miliki budi pekerti yang luhur, miliki ilmu dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan independent dan juga rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Tujuan pendidikan tersebut secara segera disesuaikan bersama asas-asas yang terdapat terhadap kelima sila Pancasila dan juga tersurat di dalam Undang Undang Dasar 1945.

Tujuan Pendidikan Menurut UU No. 2 Tahun 1985

Setelah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 menjadi dasar dari obyek pendidikan terhadap jaman awal kemerdekaan. Perkembangan zaman akhirnya menyebabkan pemerintahan jaman Presiden Soeharto terhadap selagi itu lakukan penambahan terhadap obyek pendidikan Indonesia.

Berdasarkan Undang Undang No. 2 Tahun 1985, obyek pendidikan yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan juga untuk mengembangkan manusia yang seutuhnya. Maksud dari manusia sepenuhnya yang disebutkan di di dalam pasal 4 mampu dimaknai bersama manusia yang cerdas secara komprehensif.

Hal itu cocok delapan jenis kecerdasan yang udah dirumuskan di dalam Renstra Kementerian Pendidikan, yaitu: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, budi pekerti yang luhur, keterampilan dan ilmu yang memadai, kesehatan jasmani dan rohani yang baik, dan juga kepribadian yang mantap, mandiri, dan juga mempunyai rasa tanggung jawab di dalam urusan bermasyarakat dan berbangsa.

Tujuan Pendidikan Menurut UU No 20 Tahun 2003

Berdasarkan Bab II Pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, dasar pendidikan nasional yaitu pendidikan nasional yang berdasarkan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Secara normatif, ketetapan dasar pendidikan nasional ini miliki kemiripan bersama undang-undang sebelumnya.

Selanjutnya, merujuk terhadap pasal 3 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional berbunyi bahwa obyek pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan juga bertanggung jawab.

Tujuan Pendidikan Nasional yang terdapat di dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 merupakan obyek pendidikan yang menjadikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai dasar untuk menyelenggarakan pendidikan.

UU Nomor 20 Tahun 2003 mampu disimpulkan bahwa obyek pendidikan Indonesia yaitu untuk mengembangkan potensi para pelajar di dalam perihal ini peserta didik agar mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahas Esa.
Selain itu, siswa juga dikehendaki mampu mempunyai kepribadian yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, mulia, kreatif, sehat, dan yang paling perlu adalah membentuk pelajar menjadi warga negara yang miliki sikap demokratis dan juga bertanggung jawab.

Pemerolehan dan pengembangan pendidikan mampu menyebabkan peserta didik miliki keinginan atau impuls untuk menjadi pribadi yang lebih baik di di dalam bermacam faktor kehidupan. Pendidikan yang baik dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi juga merupakan suatu syarat utama yang diperlukan untuk membantu memajukan bangsa Indonesia.

Seperti Apa Sistem Pendidikan di Belanda? Cari Tahu di Sini!

Secara keseluruhan, sistem Slot777 pendidikan di Belanda terjadi bersama dengan terlalu baik, tetapi terlalu tidak sama bersama dengan kebanyakan negara lain. Selain itu, tersedia sebagian kebijakan tidak sama di tiap tiap kota.

Sistem pendidikan di Belanda memiliki fokus pada kerja tim agar dapat tercipta lingkungan yang idel untuk bersosialisasi. Gaya mengajar di sekolah dan kampus di Belanda terlalu interaktif dan berpusat pada siswa. Para pengajar dapat mengimbuhkan perhatian dan kebebasan mahjong ways untuk siswa dapat mengembangkan kreativitas mereka.

Anak-anak di Belanda kudu merintis 8 th. pendidikan dasar, dan 4 hingga 6 th. pendidikan menengah. Setelah sekolah menengah, siswa dapat melanjutkan ke pendidikan kejuruan atau pendidikan tinggi.

Di Belanda, tersedia Lembaga publik dan swasta di seluruh tingkat system pendidikan. Lembaga swasta kebanyakan berdasarkan pada komitmen agama atau ideologis.

Pendidikan dasar untuk anak didalam kelompok umur 4 hingga 12 th. dan kudu bagi anak-anak dari umur 5 tahun. Sekolah dasar memiliki delapan kelas, kelompok 1 hingga kelompok 8 (usia 12).

Pada umur 12 tahun, anak-anak dapat mengikuti keliru satu dari model pendidikan menengah, sebagai berikut:

Pendidikan menengah kejuruan (vmbo) durasi 4 tahun
Pendidikan menengah atas umum (havo) – durasi 5 tahun
Pendidikan persiapan kampus (vwo) durasi 6 tahun
Belanda memiliki kementerian yang bertanggung jawab atas pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, penelitian, kesetaraan gender, dan komunikasi. Kementerian ini adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan (OCW).

Terlepas dari sebagian sekolah swasta yang membayar, seluruh sekolah didanai oleh kementerian ini. Kementerian menetapkan standar kualitas, obyek inti, obyek pencapaian, dan obyek sosial yang kudu dipatuhi seluruh sekolah. Namun, tiap-tiap sekolah isikan rincian kurikulum dan alokasi anggaran.

Sementara itu, ketentuan mengenai kehadiran di sekolah Belanda terlalu ketat. Para siswa cuma boleh bolos sekolah sebab alasan yang terlalu spesifik, seperti perayaan perlu didalam keluarga atau situasi darurat.

Keunggulan Pendidikan Belanda
Peringkat Belanda terlalu baik di banyak bidang pendidikan. Bahkan, World Economic Forum telah memasang Belanda sebagai negara terdidik ketiga di dunia. Selain itu, didalam peringkat Pisa/OECD world yang terkenal untuk anak berusia 15 tahun, Belanda terdaftar sebagai keliru satu negara bersama dengan kinerja tertinggi.

Sepertiga orang Belanda berusia 25-64 th. memiliki gelar sarjana, yang secara penting lebih tinggi dari biasanya OECD sebesar 24%.

Belanda termasuk mendapat skor di pada negara-negara top dunia untuk kesetaraan didalam kesempatan pendidikan, dan 13 kampus di Belanda yang didanai negara kebanyakan mendapat nilai bagus di The Times Higher Education World University Rankings.

ICAN Education Consultant menyediakan berbagai informasi mengenai kampus di Belanda. Kamu dapat pakai layanan konsultasi kampus luar negeri Bersama tim konselor professional di ICAN Education.

Perguruan Tinggi di Belanda
Bagi anda yang dapat kuliah di Belanda, tersedia dua model pendidikan tinggi di Belanda, yaitu berorientasi penelitian dan berorientasi pada profesi. Pendidikan yang berorientasi pada penelitian tersedia di kampus riset. Sementara, pendidikan professional yang lebih tinggi tersedia di kampus ilmu terapan.

Program pada kampus ilmu terapan kebanyakan buat persiapan siswa untuk profesi tertentu dan cenderung lebih praktis. Mereka mengarah ke gelar sarjana atau master. Sementara, program di kampus riset fokus pada aspek teoritis dan buat persiapan siswa untuk laksanakan penelitian independen. Ini termasuk dapat mengarah pada gelar sarjana atau master hingga PhD.

Untuk dapat masuk ke program sarjana di kampus riset, anda perlu ijazah sekolah menengah VWO. Siswa yang telah menyelesaikan th. pertama di kampus ilmu terapan termasuk dapat masuk ke kampus riset.

Untuk masuk ke program sarjana di kampus ilmu terapan, syarat minimum adalah ijazah sekolah menengah HAVO. Penting untuk mencari menyadari khususnya dahulu syarat umum di tiap-tiap kampus obyek kamu.

Mengapa Finlandia Menjadi Negara Pendidikan Terbaik? Ini 9 Alasannya

Finlandia adalah negara dengan pendidikan terbaik. Selain itu Finlandia juga menjadi negara paling bahagia di dunia. Menurut data dari PISA, Finlandia  menjadi satu-satunya negara yang dimana siswanya memiliki kemampuan literasi dan tingkat harapan hidup yang tinggi.
Hal tersebut dikarenakan Finlandia memiliki kehidupan yang seimbang antara sekolah dan kegiatan sehari-hari. Di Finlandia juga siswa dibebaskan mengikuti beragam ekskul.

Berikut adalah 9 alasan mengapa Finlandia menjadi negara pendidikan terbaik. Penjelasan berikut dikutip dari laman New Nordic School :

1. Kesempatan yang Sama

Tujuan utama dari sistem pendidikan Finlandia adalah pendidikan universal yang berkualitas baik. Maksudnya adalah pendidikan yang gratis, inklusif dan komprehensif yang sama diberikan kepada semua warga negara.

2. Belajar dengan Bermain

Pada fase awal sekolah, ada penekanan kuat pada pembelajaran melalui bermain, sebelum anak-anak memasuki usia sekolah. Penitipan anak dan prasekolah Finlandia mengikuti kurikulum Pendidikan dan Perawatan Anak Usia Dini (ECEC) nasional yang sangat percaya untuk membiarkan anak-anak menjadi anak-anak seutuhnya, dengan berfokus pada https://lasantane.com/ permainan, kesehatan, dan kesejahteraan anak secara keseluruhan.

3. Pembelajaran Personal

Tidak ada sistem peringkat di Finlandia karena tidak ada ujian standar nasional. Pembelajarannya pun dilakukan secara personal agar setiap siswa dapat berdaya dengan kekuatan mereka masing-masing. Mereka dapat belajar apapun yang mereka inginkan dan setiap siswa benar-benar memegang kunci untuk membuka potensi mereka sendiri.

4. Minimal dari Pengujian Standar

Di Finlandia sendiri minimal dari pengujian standar. Pembelajaran siswa dinilai dari berbagai metode kualitatif yang berfokus pada pengembangan keseluruhan siswa dan pembelajaran soft skill, daripada keterampilan menghafal dan skor kuantitatif mereka.

5. Jarang Ada PR

Di Finlandia sekolah dimulai saat para siswa berumur 7 tahun. Saat tahun pertama sekolah, PR sangatlah jarang diberikan dan jam sekolah sangat pendek. Hal tersebut dilakukan agar para siswa dapat bermain dan belajar mengembangkan hobi di luar sekolah. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat harapan hidup yang tinggi.

6. Teknologi yang Mendukung

Teknologi digital digunakan para siswa untuk belajar. Sebagian besar kurikulum nasional Finlandia adalah pembelajaran yang fenomenal dan mengembangkan pengalaman belajar yang unik melalui pengajaran dan teknologi yang inovatif. Teknologi di sini sangat berperan untuk meningkatkan pengalaman belajar.

7. Pembelajaran Sepanjang Hayat

Maksud dari belajar sepanjang hayat adalah sistem pendidikan di Finlandia adalah mereka dapat melanjutkan pendidikan di usia berapa pun. Sistem pendidikan di Finlandia juga sangat fleksibel.

8. Pembelajaran Inklusif

Siswa berkebutuhan khusus akan mendapatkan fasilitas yang memadai. Semua kebutuhan murid akan didukung tanpa memperhitungkan berapa banyak alat yang dibutuhkan.

9. Guru Otonom

Guru Finlandia sangat terlatih melalui gelar master wajib. Guru diberikan kebebasan dengan merencanakan pengajaran dan sumber daya mereka sendiri.

Tantangannya adalah masing-masing guru harus menyesuaikan pengajaran dari berbagai jenis peserta didik.
Nah itulah alasan mengapa Finlandia menjadi negara dengan pendidikan terbaik. Apa kalian tertarik bersekolah di Finlandia?

Sistem Pendidikan di Singapore

Mengenal Sistem Pendidikan di Singapura

Singapura merupakan negara kecil slot online yang berada dekat dengan Indonesia. Banyaknya tempat menarik seperti tempat belanja di Singapura, tempat wisata di Singapura hingga pendidikan di Singapura membuat negara ini sering di kunjungi oleh warga negara Indonesia.

Banyak orang Indonesia yang bersekolah di Singapura. Tidak sedikit pula dari pelajar Indonesia melanjutkan studinya kuliah di Singapura. Wajar saja, sekolah-sekolah dan universitas di Singapura memang terkenal dengan kualitasnya. Misalnya saja Nanyang Technological University atau National University of Singapore. Ditambah lagi dengan jaraknya yang tidak jauh dari Indonesia, tentu banyak orang bercita-cita untuk berkuliah di Singapura.
Kita telah mengetahui bahwa sistem pendidikan di Finlandia adalah yang terbaik di dunia. Tapi, sistem pendidikan di Singapura tidak kalah dari Finlandia. Terbukti dengan banyaknya lulusan Singapura yang telah sukses. Sistem pendidikan di Singapura memiliki sistem yang cukup efektif. Selain itu, tenaga pengajar dan infrastruktur yang memadai membuat pendidikan di Singapura semakin maju.

Seperti di negara besar lain, Singapura menganggap pendidikan adalah masa depan dari suatu negara untuk mencapai cita-cita mereka. Oleh karena itu Singapura memang sangat memperhatikan bidang pendidikan ini. Mereka sangat fokus dalam pengembangan pendidikan dari jenjang pra sekolah hingga perguruan tinggi.
Untuk mengenal sistem pendidikan di Singapura coba kita lihat ulasan berikut.

Pra-sekolah di Singapura
Untuk mendaftar pra-sekolah di Singapura, seorang Anak harus berusia 3-6 tahun.  Pra-sekolah di Singapura juga menawarkan tempat penitipan Anak. Semua pra-sekolah dioperasikan oleh yayasan, badan keagamaan, lembaga sosial dan organisasi bisnis. Periode belajar untuk Anak-anak pra-sekolah berlangsung selama 2 ½ – 4 jam dan 5 hari dalam seminggu. Pada tingkat ini yang diutamakan adalah mempelajari bahasa yaitu bahasa Inggris sebagai bahasa utama dan bahasa Mandarin sebagai bahasa kedua.

Sekolah Dasar di Singapura
Seperti di Indonesia, Sekolah Dasar di Singapura juga membutuhkan waktu 6 tahun untuk menyelesaikannya. Pada jenjang ini, para siswa akan mempelajari bahasa (Inggris, Mandarin, Melayu), Matematika, Musik, Kesenian, Olahraga dan juga Ilmu Pengetahuan Sosial. Matematika yang di ajarkan di sekolah dasar ini diadopsi dengan menggunakan materi-materi dari standar Internasional.
Seorang siswa harus menunjukkan hasil belajarnya pada tahun ke 6 dengan melakukan ujian kelulusan Sekolah Dasar. Mungkin seperti Ujian Nasional di Indonesia. Siswa asing juga dapat ikut serta dalam ujian ini.

Tingkat Sekolah Menengah
Di sekolah menengah ini, siswa akan dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok GCE N (Normal). Sementara itu kelompok ke dua adalah kelompok GCE O (Ordinary). Dari namanya saja mungkin kita bisa menebak. GCE O adalah kumpulan siswa-siswa berprestasi. Pada jenjang ini, kegiatan belajar dilakukan selama 4 tahun. Untuk GCE N bisa mendapatkan sertifikat GCE O jika melakukan suatu ujian pada tahun ke lima.
Kurikulum pada tingkat sekolah menengah di Singapura ini telah di akui oleh internasional.

Perguruan Tinggi
Setelah menyelesaikan ujian Level GCE O, siswa diberi berbagai macam pilihan. Mereka dapat mendaftar ke perguruan tinggi junior (Junior College) ataupun politeknik.
•    Junior College. Setelah berhasil duduk lulus dari GCE O, siswa dapat melanjutkan studi ke Junior College (pra-universitas) selama 2-3 tahun. Tujuan dari jenjang ini adalah mempersiapkan siswa untuk masuk ke dunia universitas
•    Politeknik. Politeknik menawarkan berbagai jurusan seperti Teknik, Ilmu Pengetahuan Bisnis, Komunikasi, Desain dan Info-Komunikasi. Mungkin jenjang ini mirip dengan tingkat Diploma di Indonesia.
•    Pendidikan tingkat tersier. Mereka yang memenuhi syarat dapat mencoba beralih ke tingkat tersier. Jenjang ini adalah jenjang dimana mereka bukan lagi di sebut siswa melainkan mahasiswa. Ya dunia universitas ada di jenjang ini.

Sekolah Internasional dan Sekolah Swasta
Meskipun sekolah swasta di sana terbuka untuk orang-orang Singapura, tetapi mereka tidak memiliki diperbolehkan untuk mengikuti sekolah swasta tersebut. Mereka tidak diizinkan mengikuti sekolah internasional. Singapura memiliki berbagai sekolah internasional bertujuan untuk melayani para ekspatriat disana.
Kurikulum di sekolah-sekolah tersebut mengikuti kurikulum negara asal sekolah tersebut. Biayanya bervariasi tetapi minimal adalah SGD$ 24.000 per tahun.

Kenali 4 Sistem Pendidikan di Indonesia

Sekolah

Sekolah yang kian menjamur menghadirkan sisi positif. Namun, orang tua tentu harus jeli ketika memilih sekolah untuk sang buah hati.

“Yang perlu disadari orangtua adalah bukan hanya mencari sekolah yang baik, tetapi juga harus disadari bagaimana sekolah tersebut memberikan pendidikan yang sesuai dengan potensi anak berdasarkan sistem pendidikan yang ditawarkan,” kata praktisi pendidikan Bambang Irianto, Rabu (20/1).

Secara umum, saat ini berkembang empat sistem pendidikan di Indonesia. Ini penjelasannya:

1.      Sistem UK-Cambridge

Britania Raya (Inggris) memiliki sistem pendidikan yang paling link slot gacor mengakar di dunia.  Inggris memiliki banyak universitas tertua di dunia. Di antaranya ialah Slot Gacor 777 Cambridge yang didirikan pada 1209 dan Oxford (1096).

Program wajib belajar di Inggris mulai diberlakukan pada 1880 untuk anak usia 5-10 tahun. Pada 2013 lalu, sistem pendidikan Inggris kemudian menambah batas usia wajib belajar hingga usia 18 tahun.

Sistem ini dinilai telah memenuhi kebutuhan pendidikan anak dari usia 6-18 tahun atau sejak tingkat dasar hingga universitas. Sistem pendidikan berdurasi 16 tahun ini memiliki penekanan pada penguasaan materi mata pelajaran dan keahlian sebagai fokus utama serta pengakuan kualifikasi ternama termasuk sertifikasi PSLE, O level, dan A level. Ketiganya diakui secara internasional di semua sekolah dan perusahaan terkait.

2.      Sistem Eropa-International Baccalaureate (IB)

International Baccalaureate (IB) merupakan rangkaian sistem pendidikan yang bisa memenuhi kebutuhan pendidikan anak sejak usia 3-19 tahun. Sistem pendidikan ini mengaplikasikan kurikulum yang luas dan mendorong penguasaan materi yang seimbang, pemusatan pembelajaran pada siswa, dan penekanan pada konteks global.

Sistem ini juga merangsang siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan memiliki antusiasme belajar dan empati yang tinggi. Sebuah riset skala global mencatat bahwa sekolah-sekolah IB dinilai paling efektif untuk mengembangkan para lulusan secara matang dengan adanya kombinasi sumber daya kurikulum di luar yang disediakan oleh IB.

Salah satu praktisi pendidikan di Indonesia yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem pendidikan International Baccalaureate (IB) Manoharan Karthigasu mengatakan, sistem pendidikan ini bertujuan untuk mengembangkan siswa yang memiliki tingkat pengetahuan yang luas.

Yakni, siswa yang berkembang baik secara fisik, intelektual, emotional dan etika. “Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi, percaya diri serta mendidik siswa untuk berani mengemukakan pendapat. Pada sistem ini, siswa didorong untuk bisa mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitar. Hal ini membuat sistem belajar mengajar lebih kontekstual dan secara pribadi bermakna bagi anak,” kata Manoharan.

3.      Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia

Indonesia memiliki sistem nasional pendidikan tersendiri yang menerapkan wajib belajar 12 tahun. Yaitu sembilan tahun pendidikan dasar yang meliputi enam tahun di sekolah dasar serta masing-masing tiga tahun di SMP dan SMA.

Sistem pendidikan yang berada di bawah pengawasan ketat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Artinya, aspek intelektual, spiritual, dan personal bagi anak akan menjadi perhatian. Namun, sejak dua dekade terakhir sekolah nasional yang mengadopsi juga kurikulum lain seperti Cambridge.

4.      Sistem Amerika

Kurikulum yang ditekankan pada sistem pendidikan ini adalah pada pembelajaran kontekstual melalui kemampuan problem solving dan fokus pada Science, Technology, Engineering, Art dan Math (STEAM).

Penekanan yang digunakan  bervariasi dan memiliki beragam kesamaan dalam hal pendekatan yang luas pada gaya belajar dan penguasaan materi di https://standwithtanisha.com/. Sistem Amerika bisa memenuhi kebutuhan pendidikan para siswanya sejak usia 3-18 tahun.

Usia itu dinilai sebagai saat yang tepat terjadinya pengembangan pengetahuan, kognitif dan sosial yang seimbang. Selain itu, melalui sebuah jalur inovatif, siswa bisa mempersingkat total durasi belajar menjadi hanya 14 tahun.